Gempa ini berpotensi membangkitkan tsunami (terjadi di laut, patahan naik, gempa dangkal-hanya sekitar kedalaman 24 km, dengan kekuatan lebih dari delapan) dan berdasarkan data batimetri ETOPO-1, distribusi slip dari Dr. Gavin Hayes (USGS) dan model deformasi dari Okada, tsunami dapat dimodelkan dengan program MIRONE dari Prof. J Luis.
Hasil pemodelan memperlihatkan gelombang tsunami memasuki wilayah Indonesia bagian utara-timur setelah detik ke 22800 atau setelah 6 jam. Jika asumsi jarak lokasi gempa ke wilayah Indonesia sekitar 4500 km, maka kecepatan cepat rambat gelombang tsunami sekitar 750 km/jam. Juga terlihat minimal ada 3 kali sapuan gelombang yang akan masuk.





[...] Pa Agustan, BPPT: http://agustan.wordpress.com/2011/03/12/sanriku-tsunami/ [...]
By: Sendai Earthquake 2011: Stories and Photos Collection « Geodynamics Weblog on March 17, 2011
at 3:12 pm