Posted by: agustan | October 27, 2008

Toponimi daerah Jawa Barat

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapat ‘rezeki’ yang sangat berharga dari Guru saya, Bapak Klaas J. Villanueva…Beliau membocorkan sedikit pekerjaannya dalam menerjemahkan tulisan L.F. van Gent tentang penamaan geografis di Jawa Barat. L.F. van Gent adalah seorang ‘surveyor’ zaman penjajahan Belanda yang bekerja pada Dinas Topografi dan melakukan survay ke daerah Jawa Barat yang saat itu mereka sebut ‘Preanger’ pada sekitar tahun 1915.

Pak Klaas sudah menerjemahkan tulisan ini, tapi karena belum dipublikasikan, maka saya hanya mengambil ‘secuil’ untuk menuntaskan rasa ingin ‘berbagi’ semoga mendapat izin dari empunya…

Kutipan dimulai

Penamaan geografi yang dibentuk teratur
Selain baik untuk telinga orang Sunda, yang cenderung berceritera tentang daerahnya, syarat untuk mencari arti dari nama geografi pada umumnya tidak ada, kecuali pengkaji mampu untuk memisahkan awalan, sisipan, akhiran, sehingga muncul kata dasar aslinya. Kecuali perubahan yang dikenal umum terhadap bunyi awalan dalam pembentukan kata kerja aktif contohnya timbang – nimbang, pernah – mernah dst., orang Sunda juga mengenal penempatan bunyian hidung di depan, yang mana sama mudahnya dibedakan seperti ‘awalan, sisipan, akhiran[1]‘ dan yang sering dipakai bunyi ucapan berganda (verdubbelklanken). Tiap Ilmu Bahasa Sunda akan memberi penjelasan hal ini. Akan tetapi kata dasar dapat saja menjadi kabur dikarenakan:

Penyatuan (samentreken)

Corenda  = ci-urug-endah (air terjun indah)

Poma      = pa-huma-n (sawah kering)

Krawang = karawang (pantai yang robek atau kusut)

Cirateun  = ci-irateun (sungai yang dipinggirnya ditumbuhi bambu yang langsing)

Blagung  = bala-agung (hutan luas)

Batugara = batur-nagara (mirip dengan ibu kota)

 

Pemendekan/penyingkatan:

Cikatul – dari Ci Bakatul (ampas padi hasil gilingan?; zemelen)

G. Tugagung – dari G. Ratu kagok (raja yang terganggu dalam perjalanan)

Ci Bahubang – dari Ci Bahu bangke (bau bangkai)

 

Perusakan kata:

Malangbong    – dari Malangmang (kelihatan tapi kabur)[2]),

Manonjaya      – dari Mangun (wangunjaya, lembaga ketentaraan)

D. Citrap         – dari Ci Teureup (sejenis pohon)

D. Conggeang – dari Cungging (kelandaian lapangan) 

 

Perusakan sebutan ini kadang terjadi dengan sengaja, bila ditakutkan, bahwa penyebutan kata yang sebenarnya adalah pantang atau dapat mengakibatkan kecelakaan, contohnya D. Ganeas – seperti ditulis diatas – harusnya : D. Koneyas, Pohgaji harusnya Puhaci (manifestasi dari NYAI SRI dewi padi) dst. Demikian juga pemukiman yang tidak selesai dari bupati Ci Ancang sebelah Timur dari Ciamis di D. Utama yaitu Wurungdiuk (pemukiman yang gagal), sekarang umum disebut Burungdiuk.

Bahwasanya pendengaran harus ditajamkan, ternyata dari nama-nama yang tak dijelaskan, yang dapat ditemukan pada peta topografi seperti:

G. Segel, yang dimaksud adalah Seel (yaitu jenis rotan)

Pr. Kroon,              ,,                   Karoeng (yaitu jenis kacang)

G. Parigi                ,,                    Paregreg (yaitu berdiri tegak) dst.



[1] Awalan kata adalah n, ny, m, ng, mang, nyang, barang, pi, si, ti, ting, di, ka, pa, pang, per, pra, pri, pan, ban dan sa, kadangkala ar dan al.

[2] Orang Sunda juga menjelaskan, Malangbong = Malang – tembong = menghalangi penglihatan/muka

 

Demikian secuil tulisan yang bisa disajikan hari ini…

Semoga menyusul kutipan-kutipan selanjutnya, dan untuk Pak Klaas, tetap semangat Pak, Kami nantikan karya-karya selanjutnya.


Responses

  1. kang kalo nama parigi, itu sebenarnya, kan memiliki arti tersendiri. artinya saluran air yang mengalir dan
    berada diantara tebing.

    • Nuhun atas infonya, baru tahu kalo Parigi artinya seperti demikian…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: